Minggu, 22 Oktober 2017

Peranan Kepala Sekolah dan Profesional Guru Terhadap Hasil Belajar Siswa SMK Islam Nurul Ikhwan Sukabumi

Rizal Zaelani

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi PGRI Sukabumi



Abstrak
Keberhasilan hasil belajar siswa kelas XII di Sekolah Menegah Kejuruan (SMK Islam Nurul Ikhwan) didukung dan dipengaruhi oleh dua  faktor eksternal maupun faktor internal siswa. Dari dua faktor tersebut salah satunya adalah faktor Kepala Sekolah dan Profesional guru, dari dua faktor itu sangat menentukan terhadap peningkatan prestasi belajar siswa kelas XII di Sekolah Menegah Kejuruan (SMK Islam Nurul Ikhwan).
Peranan Kepala sekolah dan Profesional guru mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pencapaian hasil belajar siswa kelas XII di Sekolah Menegah Kejuruan (SMK Islam Nurul Ikhwan).
Penelitian ini dipusatkan pada tingkat pengaruh peranan  Kepala sekolah dan Profesional guru terhadap hasil belajar siswa kelas XII di Sekolah Menegah Kejuruan (SMK Islam Nurul Ikhwan Sukabumi) tahun 2016-2017 di Kecamatan Sukabumi Kabupaten Sukabumi.
Ada tiga masalah yang diangkat dalam penelitian ini yaitu :
1.         Seberapa besar pengaruh peranan Kepala Sekolah terhadap hasil belajar siswa kelas XII di Sekolah Menegah Kejuruan (SMK Islam Nurul Ikhwan).
2.         Seberapa besar pengaruh Profesional guru terhadap hasil belajar siswa kelas XII di Sekolah Menegah Kejuruan (SMK Islam Nurul Ikhwan).
3.    Seberapa besar secara bersama pengaruh peranan kepala sekolah dan Profesional guru mengajar terhadap hasil belajar siswa.
Penelitian ini menggunakan metode diskriptif dan pendekatan kwantitatif, data terkumpul melalui angket diolah melibatkan perhitungan statistik secara manual dengan mempergunakan rumus korelasi Sperman Rank, hasil pengelolaan data selanjutnya ditafsirkan sesuai dengan masalah dan tujuan penelitian. Setelah disusun hipotesis yang diajukan dalam penelitian hampir seluruhnya diterima dan didukung oleh data empirik sehingga dapat ditafsirkan sebagai berikut :
-      Peranan Kepala Sekolah memiliki pengaruh yang signifikan yaitu 46 % terhadap prestasi belajar siswa kelas XII di Sekolah Menegah Kejuruan (SMK Islam Nurul Ikhwan).
-      Profesional guru sangat berpengaruh yang signifikan yaitu 53 % terhadap hasil nilai belajar  
        siswa kelas XII di Sekolah Menegah Kejuruan (SMK Islam Nurul Ikhwan).
-      Peranan Kepala Sekolah dan Profesional guru secara bersama-sma memiliki pengaruh 
       yang  kuat Yaitu 67 % terhadap prestasi belajar siswa kelas XII tahun ajaran 2016-2017.
Dari rekomendasi hasil penelitian ini, kepada semua pihak untuk menindaklanjuti hasil penelitian ini, untuk penelitian lanjutan direkomendasikan untuk mengadakan penelitian dengan pendekatan dan metode yang berbeda. Di samping itu, dianjurkan untuk menindak lanjuti hasil-hasil penelitian ini dengan ruang lingkup dan sampel penelitian yang lebih luas.


Kata Kunci  : Peranan Kepala Sekolah, Profesional Guru, Hasil Belajar Siswa.





I.      PENDAHULUAN
Dalam pengembangan sumber daya manusia merupakan pengaruh sangat penting bagi kesuksesan dan kesinambungan pembangunan oleh karena itu pembangunan  dan  peningkatan  kualitas  sumber  daya manusia mutlak diperlukan. Dalam konteks pembangunan sumber   daya   manusia   pendidikan   pada   dasarnya merupakan proses mencerdaskan kehidupan bangsa dan pengembangan manusia Indonesia seutuhnya, dijelaskan dalam Sisdiknas pasal 3 Bab 3 (2003.5):   “Bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk wadah serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beiman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa berakhlak mulia sehat berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis dan bertanggung jawab”. Melihat dari pentingnya pendidikan dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa, bernegara, selain faktor Kepala Sekolah yang cukup memegang pengaruh penting dalam pencapaian prestasi belajar siswa, juga profesional mengajar guru.
Pentingnya Profesional mengajar dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang optimal, merupakan salah satu kekuatan eksternal yang dapat digunakan oleh seorang guru untuk melaksanakan pengaruhnya dalam mengajar.
Melihat hasil nilai belajar merupakan prestasi belajar peserta didik secara keseluruhan yang menjadi derajat kemampuan dalam perubahan prilaku diantaranya hasil belajar siswa yang memadai.
Dari uraian tersebut kenyataan yang ditemukan dilapangan yaitu di Sekolah Menengah Kejuruan Kecamatan Sukabumi Kabupaten    Sukabumi    belum    diterapkan    sepenuhnya yang diuraikan diatas tersebut, terbukti penulis masih menemukan hal-hal sebagai berikut :
1.   Peran   Kepala   Sekolah SMK Islam Nurul Ikhwan   kurang   optimal dalam melaksanakan kepemimpinannya sebagai Edukator, Manager, Administrasi, Leader, Inovator, dan Motivator terhadap prestasi siswa.
2.   Profesional mengajar guru belum dapat melaksanakan secara optimal dalam merencanakan program pembelajaran, dan melaksanakan evaluasi hasil pembelajaran terhadap peserta didik.
3.   Nilai hasil belajar siswa kurang optimal setiap tahunnya.


A.    Identifikasi Masalah
1)  Seberapa  tinggi  pengaruh  kepemimpinan  kepala sekolah terhadap prestasi hasil belajar siswa kelas XII Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
2)  Seberapa  tinggi  pengaruh  profesional  mengajar  guru terhadap hasil belajar siswa kelas XII Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
3)  Adakah pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan XII Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

B.     Tujuan Penelitian
1)  Untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap hasil belajar siswa kelas XII Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
2)  Untuk   mengetahui   pengaruh Profesional mengajar guru terhadap hasil belajar siswa kelas XII Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
3)  Untuk     mengetahui     hubungan     kepemimpinan kepala sekolah dan profesional mengajar guru terhadap prestasi hasil belajar siswa kelas XII Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).



C.   Hipotesis
Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian, di mana rumusan masalah penelitian telah dinyatakan dalam bentuk pertanyaan, hal ini Pengertian Hipotesis Penelitian Menurut Sugiyono (2009: 96). Dikatakan sementara karena jawaban yang diberikan baru didasarkan pada teori. Hipotesis dirumuskan atas dasar kerangka pikir yang merupakan jawaban sementara atas masalah yang dirumuskan.
Ujian hipotesis adalah sebagai berikut :
1) Terdapat hubungan yang signifikan peran kepala sekolah terhadap nilai hasil belajar siswa.
2) Terdapat hubungan yang signifikan kinerja mengajar guru   Sekolah   Dasar   terhadap   prestasi   belajar siswa.
3) Terdapat hubungan yang signifikan kepemimpinan kepala sekolah dan kinerja mengajar guru terhadap prestasi belajar siswa.



II.     KAJIAN PUSTAKA
 A.    Konsep Kepemimpinan
Ragam Istilah kepemimpinan banyak sekali dimunculkan (dikemukakan) oleh para ahli baik secara umum maupun secara khusus. Kepemimpinan merupakan faktor yang sangat penting dalam mempengaruhi prestasi kerja organisasi, karena kepemimpinan merupakan aktivitas utama dimana tujuan organisasi dapat dicapai.
B.    Kepemimpinan Kepala Sekolah
Dalam hal Kepala Sekolah merupakan suatu faktor yang terpenting dalam proses pencapaian, keberhasilan sekolah dalam pencapaian tujuannya.
Dengan demikian Kepala Sekolah sangat diharapkan pengaruhnya untuk mengendalikan agar pendidikan berjalan sesuai harapan semua pihak. Dalam menjalankan kepemimpinannya Kepala Sekolah tergantung kepada guru karena guru merupakan ujung tombak pelaksanaan pendidikan.

•     Peranan Kepala Sekolah
Dalam penelitian ini yang dibahas lebih rinci pengaruh kepala sekolah (Mulyasa.2003.98) adalah sebagai berikut: 
1.
a.       Sebagai Edukator (pendidik)
2.
b.      Sebagai Manajer
3.
c.       Sebagai Administrator
4.
d.      Sebagai Supervisor
5.
e.       Sebagai Leader
6.
f.        Sebagai Inovator
7.
g.      Sebagai Motivator.


  
C.    Profesional Guru
•   Konsep Profesional Guru
Berdasarkan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), guru memiliki arti orang yang pekerjaannya (mata pencahariannya, profesinya) mengajar. Profesional memliki arti memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya.


Dengan demikian guru profesional adalah guru yang melaksanakan tugas keguruan dengan kemampuan tinggi  (profesiens)  sebagai sumber kehidupan.Atau dengan kata lain guru profesional adalah orang yang terdidik dan terlatih dengan baik,serta memiliki pengalaman di bidangnya.
Menurut Riced dan Bishoprick, guru profesional adalah guru yang mampu mengelola dirinya sendiri dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari. Profesional  guru dalam mengajar berdasarkan pendapat tersebut di pandang sebagai satu proses yang bergerak dari ketidaktahuan  (ignorance) menjadi tahu dari ketidak matangan  (imunity)  menjadi matang, dari di arahkan orang lain  (other-directedness)  menjadi mengarahkan sendiri.

D.    Prestasi Belajar Siswa
•       Hakekat Belajar
Belajar pada hakekatnya merupakan usaha sadar yang dilakukan individu untuk memenuhi kebutuhannya.
Setiap kegiatan belajar yang dilakukan mahasiswa akan menghasilkan perubahan- perubahan dalam dirinya. Yang oleh Bloom dan kawan-kawan dikelompokan kedalam kawasan kognitif, afektif dan psikomotor.
Prestasi  belajar  adalah  hasil  yang  dicapai oleh siswa setelah belajar dengan waktu tertentu, dalam hal ini setiap akhir semester. Dalam Mulyasa (2004.170) hasil belajar merupakan prestasi belajar peserta didik secara keseluruhan yang menjadi indikator kompetensi dan derajat perubahan prilaku.


III.    METODE PENELITIAN
A.   Metode Penelitian
Dalam penelitian ini Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Metode Deskriptif Kuantitatif yang bertujuan untuk menjabarkan, menguraikan, dan menafsirkan kondisi peristiwa yang sedang terjadi dalam konteks permasalahan yang ada di lapangan.
Seperti dalam buku (Suharsimi Ari Kunto (2002.10) Metode Deskriptif Kuantitatif bertujuan untuk mengumpulkan data penelitian, menafsirkan data penelitian, menampilkan hasil penelitian, menggunakan angka dalam penelitian.



B.    Lokasi dan Objek Penelitin

1)   Lokasi Penelitian
-  Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Islam Nurul Ikhwan Kec. Sukabumi Kab. Sukabumi.
2)   Objek Penelitian
-   Kepala Sekolah SMK Islam Nurul Ikhwan
-  Guru   kelas   XISMK Islam Nurul Ikhwan 
-  Siswa  kelas  XISMK Islam Nurul Ikhwan 

    C.     Teknik Pengumpulan Data
          1)   Angket
ΓΌ Angket  digunakan  untuk  mengumpulkan  data tentang informasi kepemimpinan kepala sekolah sebagai edukator, sebagai manager, sebagai administrator, sebagai supervisor, sebagai leader, sebagai inovator dan sebagai motivator. Dalam  meningkatkan  prestasi  belajar  siswa kelas XISMK Islam Nurul Ikhwan.
ΓΌ Angket    digunakan    untuk    mengumpulkan data tentang informasi Profesional Guru mengajar guru kelas XISMK Islam Nurul Ikhwan dalam merencanakan pengajaran, melaksanakan program  pengajaran  dan mengevaluasi hasil pengajaran.

2)  Dokumentasi
Dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar siswa, diambil dari nilai rata-rata raport setiap siswa kelas XISMK Islam Nurul Ikhwan.

  
IV.    HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN
Dari hasil perhitungan melalui angket penelitian menunjukan bahwa aspek-aspek peran kepemimpinan kepala sekolah mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar siswa. Dari hubungan variable tersebut ditunjukan pula oleh koefisien korelasi ® sebesar 0,68 dengan tingkat korelasi signifikan dan KP = 46 %.
Dari hasil perhitungan melalui angket menunjukan bahwa aspek profesional guru mempunyai pengaruh yang signifikan, keterhubungan antara variable tersebut ditunjukan oleh koefisien korelasi ® sebesar 0,73. adapun koefisien korelasi sebesar (KP) sebesar 53 %
Hasil perhitungan diatas menunjukan bahwa variable peranan kepala sekolah dan profesional guru secara sendiri-sendiri dan bersama-sama mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa, dengan koefisien korelasi multiple ® sebesar 0,82 dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 67%. Hal ini berarti secara bersama-sama pengaruh peran kepala sekolah dan profesional mengajar guru kelas XISMK Islam Nurul Ikhwan turut menentukan prestasi belajar siswa  XISMK Islam Nurul Ikhwan kepala sekolah dan profesional  mengajar guru terhadap hasil belajar siswa kelas XISMK Islam Nurul Ikhwan.
Maka tesnya = 16,2 pada tk 95%, db = 2, n = 19, k = 2, maka diperoleh ttabel (2,16) dan F tabelnya = 2 sebagai angka pembilang dan 16 sebagai angka penyebut   sehingga   F tabelnya   3,63.   F hitungnya lebih besar dari F table atau 16,2 > 3,63. dengan demikian terdapat hubungan yang signifikan antara Peran kepala sekolah dan profesional mengajar guru terhadap hasil belajar siswa kelas XISMK Islam Nurul Ikhwan.




 Hasil pengujian empiris statistic dari ketiga hipotesis diatas dapat dilihat pada tabel sebagai berikut :

No
Hipotesis
r
Uji Signifikasi
KP
Ket
terhitung
t tabel
1.
Peranan Kepala Sekolah SMK signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas XII SMK
0,68
3,81
2,11
46%
Diterima
2.
Pengaruh Profesional Guru Kelas XII SMK signifikan dengan hasil belajar siswa
0,73
4,39
2,11
53%
Diterima
3.
Peranan Kepala Sekolah dan Profesional Guru SMK signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas XII SMK
0,82
16,2
3,63
67%
Diterima

III.    KESIMPULAN DAN SARAN
A.    Kesimpulan
Berdasarkan pada data hasil penelitian empiris statistik yang mengacu pada hipotesis yang diajukan maka dapat disimpulkan bahwa:
1.  Peran   Kepala   Sekolah  SMK   memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar siswa kelas XISMK Islam Nurul Ikhwan.
2.  Profesional  mengajar  guru  memiliki  pengaruh  yang signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas XISMK Islam Nurul Ikhwan.
3.  Hasil belajar siswa kelas XISMK Islam Nurul Ikhwan tidak hanya dipengaruhi oleh kedua faktor tersebut yaitu Peran kepala sekolah dan profesional guru, tetapi juga dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya yang tidak menjadi objek penelitian ini.


B.    Saran
Setelah   melihat   hasil penelitian empiris hasil uji statistik yang disimpulkan   diatas   dapat dikemukakan saran-saran sebagai berikut :
1.  Harus dapat mengupayakan  lebih  meningkatkan  kerjasama kepala sekolah dan guru untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
2.  Dalam menunjang kegiatan belajar mengajar perlu  adanya  fasilitas  dan  sarana prasana yang  cukup memadai maka akan menunjang keberhasilan prestasi / hasil belajar siswa.







DAFTAR PUSTAKA


Chaedar, Alwasilah. 2002. Pokoknya Kualitatif. Pustaka Jaya
Dedi,  Supriyadi.  2002.  Dasar-dasar  Merancang  dan Melakukan Penelitian Kualitatif . Pustaka Jaya
Depiknas, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Balai Pustaka: Jakarta, 2005.
Kartini – Kartono. 2003 Pemimpin dan Kepemimpinan, Apakah Pemimpi Abnormal   Itu. disi Baru   Raja Grafindo Persada Jakarta
Karyadi,    1989.    Kepemimpinan.    Bandung,    Karya Nusantara
Subino,   1982.   Bimbingan   Skripsi ABA   YAPARI Bandung
Suharsimi, Ari Kunto. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek Edisi Revisi V. Rineka Cipta.
Undang-undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem      Pendidikan Nasional.
Wadjo, Sumidjo, 2002. Kepemimpinan Kepala Sekolah Tinjauan Teoritik dan      Permasalahannya. Raja Grafindo Persada Jakarta





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ARTIKEL SIM (SISTEM INFORMASI MANAJEMEN)

BERIKUT ADALAH beberapa ARTIKEL DARI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (SIM) 1.Pengantar Sistem Informasi Manajemen merupakan  sistem informas...